tentang rangkaian emosi

Aku sudah tidak nakal

Tiap kali pulang, dan dengar teriakan Jinan; serta merta tersenyum dan menarik nafas kuat… happ !! lompatannya tepat hinggap tubuhnya berputar sambil tertawa terbahak-bahak. Dan akhirnya… pipis dalam gendongan…aduhaiiii…. hangat !!   Iklan

Melewati siang 11 Mei 2015

Mendung makin pekat di sekitar seatruck yang kami naiki semenjak 1 jam yang lalu.  Aku hanya memandangi cipratan air laut yang terus saja mencoba menyentuh mukaku dari balik jendela. Sedikit aku buka jendela geser, tangan kuhulurkan agar kami dapat saling memegang erat kisah hari ini. Seakan tak ingin lepas, namun aku tak mampu menahan terlalu […]

Selamat Hari Raya Idul Fitri; Hari ini

Miss You so Much, Selamat Hari raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan bathin Aku masih dipinggir sungai, pandangi aliran Mahakam, begitu tinggi pasangnya. Begitu tinggi juga rindu ini. Tahukah C, Malam takbiran semalam, takut masuk kamar lebih cepat; hingga puncak kantuk, agar tak merasa sendiri dan menangis menatap langit-langit kamar, bertuliskan latar yg tertinggal, […]

Tanggal sekarang

Woww…. cepat banget waktu bergerak. secara fisik aku berhasil menahan diri tentang rasa. namun tendangannya terus saja berdegup…begk…begg..beghh dan ujung pundaknya makin basah. nggak gol–gol juga, bahkan sering offside haha.. aku pandangi kakinya, bahkan aku senyumi ujung jemarinya dengan sisa tinta penyoblosan capres, meleleh namun ga luntur-luntur, meski sudah dikibas-kibaskan, akhirnya jadi tatto di dada, […]

Burung Cici

.Adalah Burung Cici. Lama aku menantimu. Pernah aku mencari, namun justru aku yg hilang. Hilang di sederetan kata2 statusmu. Pernah pula aku berusaha keras menahan utk tidak mencari, Ah…kamu akan tetap ada. Namun entah di mana. Kamu adalah si Burung Cici, yg pernah kukejar, hingga jumpalitan aku lompati dahan2 pohon kluwih. Yang mendiamkan rintik hujan […]

Menanti

Adalah mengisi waktu berharap memperbaiki yang lalu; atau mengira2 apa yang akan bersama kita selanjutnya. Yogyakarta – Cepu mampu mempertemukanku dengan sekian dan sekian jarak, bahkan tikungan bermacam-macam karakter. Maha Besar Allah سبحانه وتعالى menciptakan.

Aku pernah duduk di sana; di stasiun kecil bersama Bunga Lily.

Kali ini aku lewati Stasiun kecil itu; anginnya bergemuruh usai memasuki bulan November, seakan mengejekku. Kali ini aku lebih siap untuk duduk lebih tenang. Aku pernah duduk di sana; menghitung kereta seberapa cepat melewati obrolan kami. Seberapa cepat aku memindah diskusi. Seberapa cepat aku menyadari bahwa aku seharusnya tak perlu memperpanjang catatan. Aku pernah duduk […]