1 Komentar

Melewati siang 11 Mei 2015

Mendung makin pekat di sekitar seatruck yang kami naiki semenjak 1 jam yang lalu.  Aku hanya memandangi cipratan air laut yang terus saja mencoba menyentuh mukaku dari balik jendela. Sedikit aku buka jendela geser, tangan kuhulurkan agar kami dapat saling memegang erat kisah hari ini. Seakan tak ingin lepas, namun aku tak mampu menahan terlalu lama. Aku persilahkan kami berpisah di tiap deru mesin boat ini. Basah tanganku karena mata itu, Kuusapkan ke bibirku, pipi, dan mata.

Terus saja memanggil. Sejujurnya tak ingin berpisah.

“hanya bersamamu, segala mendung di langit biru dapat kita lewati”

Tentu aku masih ingin menyapamu, sedikit saja untuk membagi cerita perjalanan siang. Sedikit saja agar kamu tetap banyak memiliki kisah-kisahmu sendiri.

Meski aku tahu, kau mendiamkan dan hanya menyimpan, agar kamu kuat mengisahkan hidupmu.

Hanya letih kau tinggalkan, menanti matahari pagi.

Iklan

One comment on “Melewati siang 11 Mei 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: