Tinggalkan komentar

Lautan

Hampir lima hari aku susuri lautan ini, aku makin tak berani mengandalkan diri sendiri; do’aku semakin kuat dan sering. ketakutanku terbukti kala badai menyerang kapal kami, angin bersiut dengan benturan gelombang yg begitu hebat.

Ahh…aku benar-benar merasa sudah tidak ada, aku biarkan seluruh diriku melayang bersama Tuhanku. pikiranku pecah oleh hamburan air hujan yang deras, tak henti-henti hujan menambah air di bagian lautan ini.

Aku hanya manusia yang akan lelah oleh alam, fisiku hanya cukup beberapa waktu. hmm….namun hebatnya Tuhan, kami dirangkul dalam kebaikan yang begitu tenang. Kapal tergiring hingga pelabuhan kecil, bay, kami tersenyum dalam do’a yang hanyut dalam gerimis sisa hujan semalam.

Kami tertidur dan diam hingga pagi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: