Tinggalkan komentar

Percayalah Kita Nggak Pernah Berjanji

Menyalahkan keadaan adalah nyaris seperti menyalahkan Tuhan.

DIA memberi hak penuh padaku untuk melangkah.
Membiarkan aku sedikit putus asa.
Mengawasi di mana saat aku terduduk.

Aku diberi senyum oleh-Nya.
Beraninya mereka mendiamkan aku yang selalu mencoba mendaki terjalnya harapan.
Beraninya kamu menanam pikiran kasar berlebih, padahal Tuhan mencoba menahan rasa yang tak karuan.
Beraninya kamu.

Langkahku tidak berlebih, kalaupaun sempat kalah itulah milik Tuhan.
Aku hanyalah di hari ini; tak ingin memahami riuh yang terlalu bergelombang; karena aku akan terhenti dan sejenak melambai pigura kebun-kebun ilalang.
Kamu tak pernah mau mencatat sedikitpun lukaku yang diam-diam kusembunyikan dan menetes darahnya di ujung punggung do’aku. Kamu tak berniat mengerti bahwa jauh itu sekarang sudah kupaksa menjadi selimutku yang makin parah.

Kuberikan kau pilihan tentang jiwa ini yang sering tersendiri melepuh di seberang samudera. Kubawakan senyum bahkan pelangi, agar tak ada yang sanggup menengok perihnya sayatan kehidupan, panasnya kesombongan mereka kalah hendak menyingkirkanku.
Aku hanya diam, kutumpuk sakit itu diberanda kebohonganku, kulipat dalam tumpukan tanah sisa kerapuhanku…
Agar langit luas di atas kalian.
Agar panjangnya jalan menjadi kain untuk menutupi sedihmu.

Maafkan bila hujan yang kutimba kurang, karena aku hanya mampu salah tingkah, membohongi keseriusan saat di bawah terik.

Suatu saat akan kau pahami.
Karena bila saatnya Tuhan memanggilpun, aku akan tetap diam,karena aku yakin sakitnya adalah milik-Nya

-Musim hujan tahun ini asyik banget ya-

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: