Tinggalkan komentar

do’a yg terlupa

24.9.09

..saat pagi usai asap tertiup dari celah dapur., datang satu surat tanpa alamat pengirim.
Tangan basah sisa air mata subuh td- merapatkan surat itu ke dada-
Dada jiwa para hamba.
-Sebuah surat dalam surat;-

10.9.2009

PULANG

Lbh awal kudatangi tanah para ‘laksana’ doa. Khan ku sedukan beribu maaf, kubagikan semua kata meski hrs merunduk dibawah cakrawala.
Telah kusiapkan.
Maafkanlah aku, bila akhirnya terdiam, krn kata2 utkmu mengalir menjadi air mata & matahari.
Matahati.

AKU TIDUR KAWAN 090909

Kawan..bangunkan ak andai melebihi wkt. biarkan sj selimut itu terburai krn byknya catatan yg tak selesai.
bl dlm satu jentik ak tetap terkulai, artinya cttan itu tlah sempurna, biarkn tetap terhampar utk menutupi jasadku.
Ada doa di situ. Utk ak jg kamu

 

4 des 2010

sendiri akan ada yang kau benci

 

Siapapun kita, jangan pernah mau sendiri, kamu akan salah karena tak ada yg bs menegur bila kau terlalu lama menangis.

Jangan pernah mau sendiri, karena kemudian kamu akan membenci sesuatu tanpa jelas alasannya, hingga bunga kemuning berbatas tanah basah air mata kesepian tak mampu membangunkan tidurmu yg sunyi.

Bila kau memang blm mampu, jangan mau merasa sendiri; siapa yg akan menarikmu di pintu surga para saudara2 juga kekasihmu.

 

Jangan benci aku sekarang, agar kau merasa tak sendiri.

Berkisahlah dalam diskusi cinta kasihmu, atau ingin kau lagukan dalam dentuman bathinmu ? jangan dalam keragu2an.

Senyummu akan luas bila kau buka jendela, sentuh rintik hujan yang kau ingini; akan kau dapatkan betapa ringan saat kita usai berdoa.

Karena Tuhan tak pernah tak sengaja, ungkap seorang kawan yang selalu manis tersenyum.

 

23th lalu, tentang kawan.

Mereka sdh pulang usai subuh td.. Telah sampai di rumah mereka. Tuhan telah mempersilahkn.. Padahl blm usai kisah kami, warnapun blm tertata di sisi air mata kami.. Selamat jalan sahabat..
Nantikn kami penuh ketabahan.
Kan kugantikn ruang kalian dg doa..

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: